#puisi berantai #part 7 #semesta berkata lain #end
"Semesta berkata lain"
Lagi dan lagi aku masih undur diri
Asa dan putus asa sendiri
Perihal hanya sekedar bertanya isi hati
"Friendzone" sebut saja begini
Memberi kenyamanan berlebih
Hingga ku kira searah
Malam menuju Minggu di iringi gemersik hujan
Aku dan kau duduk berdampingan
Aku lantas memberanikan hati
Tak seperti novel romantis yang kau baca
Aku hanya menautkan jemariku dan jemarimu
Lalu mengucapkan janji hati
Lalu apa?
Dengan bertambah derasnya hujan
Aku terpaku, tak menentu
Hanya seulas senyum dan kata "maaf" darimu
Aku menertawakan takdir hari itu
Detik dimana kita tak lagi sekedar sahabat
Namun, menjadi dua insan yang tak saling mengenal.
Semesta, maaf telah menjadikanmu saksi dari kisah sepasang insan yang tak menyatu ini
Tidak ada komentar:
Posting Komentar